Teknologi Lingkungan • 2 min read

El Nino Godzilla Mengancam Indonesia: Penyebab dan Dampaknya yang Perlu Diwaspadai

Gudang Tekno

May 8, 2026

El Nino Godzilla Mengancam Indonesia: Penyebab dan Dampaknya yang Perlu Diwaspadai

El Nino Godzilla Mengancam Indonesia: Penyebab dan Dampaknya yang Perlu Diwaspadai

Gudang Tekno – 08 Mei 2026 | Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi fenomena El Nino akan kembali melanda Indonesia pada tahun 2026. Kondisi ini diprediksi memicu musim kemarau yang lebih kering dan panjang, yang sekaligus menjadi ujian berat bagi kesiapsiagaan pemerintah dalam menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Hingga akhir Maret 2026, sekitar 7 persen Zona Musim (ZOM) di Indonesia tercatat sudah memasuki musim kemarau. Angka ini diprediksi akan terus melonjak dalam beberapa bulan ke depan seiring pengaruh variabilitas iklim global.

Penyebab Kebakaran Hutan

Dosen Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada (UGM), Fiqri Ardiansyah, menjelaskan bahwa meskipun El Nino membuat hutan menjadi lebih kering, cuaca panas saja tidak cukup untuk menyulut api. Faktor utama pemicu kebakaran tetaplah aktivitas manusia.

Fiqri menyoroti praktik pembukaan lahan dengan cara membakar (slash and burn) yang masih marak karena dianggap cepat dan murah. Sayangnya, praktik ini sering kali abai terhadap aspek keamanan, seperti pembuatan sekat bakar.

Dampak Kebakaran Hutan

Fiqri memperingatkan, jika tata kelola kehutanan tidak segera diperbaiki, Indonesia berisiko mengalami krisis karhutla hebat seperti yang terjadi pada tahun 2015. Risiko ini jauh lebih besar di wilayah lahan gambut yang sangat rentan terbakar hingga ke lapisan bawah tanah.

Kebakaran di lahan gambut sulit dipadamkan dan berpotensi menimbulkan kabut asap pekat dalam durasi yang lama. Hal ini tidak hanya merusak ekosistem, tetapi juga melumpuhkan berbagai sendi kehidupan.

  • Akibatnya nanti akan terjadi kabut asap lagi dalam jangka waktu yang lama dan itu berdampak pada aktivitas sosial, aktivitas ekonomi, aktivitas penerbangan, serta kesehatan masyarakat.
  • Fiqri mengapresiasi langkah pemerintah yang kini mulai fokus pada sistem peringatan dini (early warning system).
  • Prediksi dari BMKG harus segera ditindaklanjuti dengan aksi nyata di lapangan.

Peringatan dini tersebut harus diikuti dengan langkah konkret di lapangan, terutama dengan membatasi penggunaan api dalam pengelolaan lahan dan mendorong alternatif pembukaan lahan tanpa bakar.

Fiqri menekankan pentingnya patroli rutin, pemantauan ekosistem gambut, serta edukasi intensif kepada masyarakat. Kolaborasi dan pencegahan dini menjadi kunci utama agar Indonesia tetap tangguh menghadapi potensi El Nino tahun ini.

Gudang Tekno

Review by Gudang Tekno

Contributor and technology analyst at Gudang Tekno. Specializing in AI, hardware, and digital transformation.

View Full Bio

Related Analysis

Add to the conversation

Your email address will not be published. Required fields are marked *