5 Film Superhero yang Gagal karena Waktu Rilisnya Tidak Tepat
Gudang Tekno
May 12, 2026
5 Film Superhero yang Gagal karena Waktu Rilisnya Tidak Tepat
Gudang Tekno – 12 Mei 2026 | Strategi rilis cepat yang diterapkan Sony untuk sekuel 28 Years Later ternyata menjadi bumerang. Meskipun banyak penggemar sering mengeluh tentang lamanya jarak antar sekuel, merilis 28 Years Later: The Bone Temple hanya selisih beberapa bulan setelah film pertamanya memicu kebingungan publik.
Sutradara Nia DaCosta akhirnya angkat bicara tentang performa filmnya yang kurang memuaskan di tangga box office. Padahal ia bilang, filmnya mendapatkan ulasan positif dari para kritikus. DaCosta menduga ada beberapa faktor yang menyebabkan film ini ‘melempem’:
- Judul yang membingungkan: Banyak penonton tidak menyadari bahwa 28 Years Later dan The Bone Temple adalah dua film yang berbeda.
- Jeda rilis terlalu dekat: DaCosta merasa penonton mengira mereka sudah menonton film tersebut di musim panas sebelumnya.
- Waktu rilis: Rilis di bulan Januari yang biasanya dianggap ‘bulan pembuangan’ untuk film horor mungkin tidak membantu performa finansialnya.
Meskipun kecewa dari sisi finansial, Nia DaCosta tetap bangga dengan kualitas karya yang ia hasilkan. Ia merefleksikan nasihat seorang teman untuk tetap menikmati kariernya di tengah pasang surut industri.
Performa Finansial yang Kurang Memuaskan
Nia DaCosta mengungkapkan bahwa secara teknis, setiap barometer yang mereka gunakan di industri untuk menentukan apakah sebuah film bagus atau tidak menunjukkan hasil yang luar biasa, namun angka box office-nya tidak ada di sana.
Ia optimis film ini adalah sebuah cult classic masa depan yang akan ditemukan dan dicintai oleh penonton seiring berjalannya waktu melalui platform streaming atau media lainnya.
Nasib Film Ketiga
Kegagalan komersial ini menimbulkan tanda tanya mengenai nasib film ketiga. Namun, hingga saat ini Sony belum memberikan pernyataan pembatalan.
Review by Gudang Tekno
Contributor and technology analyst at Gudang Tekno. Specializing in AI, hardware, and digital transformation.
View Full Bio