Berita Teknologi • 2 min read

Merek PHEV Paling Laris di Indonesia Awal 2026

Gudang Tekno

June 2, 2026

Merek PHEV Paling Laris di Indonesia Awal 2026

Merek PHEV Paling Laris di Indonesia Awal 2026

Gudang Tekno – 02 Juni 2026 | Perkumpulan Industri Kendaraan Listrik Indonesia (Periklindo) berkomitmen untuk mendorong adopsi kendaraan listrik murni atau battery electric vehicle (BEV) di Indonesia. Namun, asosiasi tersebut juga memandang kehadiran kendaraan hybrid dan plug-in hybrid electric vehicle (PHEV) sebagai bagian dari proses transisi menuju elektrifikasi yang lebih luas.

Pada awalnya, pertumbuhan pasar mobil listrik di Indonesia banyak didorong oleh merek-merek asal China. Bahkan, menjadikan BEV sebagai produk utama untuk menarik konsumen Tanah Air. Namun, belakangan, tren mulai bergeser. Beberapa merek China yang sebelumnya fokus pada mobil listrik murni kini ikut menghadirkan model hybrid maupun PHEV.

Alasan Meningkatnya Minat Pabrikan terhadap Kendaraan Hybrid dan PHEV

Menurut Wakil Ketua Umum Bidang Hubungan Masyarakat dan Edukasi Periklindo, Achmad Rofiqi, keputusan setiap pabrikan untuk menghadirkan teknologi tertentu merupakan hak masing-masing perusahaan. Periklindo memahami alasan di balik meningkatnya minat pabrikan terhadap kendaraan hybrid dan PHEV, salah satunya adalah masih adanya kekhawatiran masyarakat terkait jarak tempuh atau range anxiety saat menggunakan mobil listrik murni.

Rofiqi menjelaskan bahwa pada masa awal perkembangan kendaraan listrik di Indonesia, infrastruktur pengisian daya atau SPKLU belum sebanyak sekarang. Kemudian, di sisi lain, harga baterai masih mahal dan kapasitasnya relatif kecil sehingga jarak tempuh kendaraan juga terbatas. Selain itu, harga baterai masih sangat mahal dan kapasitasnya relatif kecil, sehingga jarak tempuh kendaraan juga terbatas.

Kondisi yang Memengaruhi Pengguna Kendaraan Listrik Generasi Awal

Pengguna kendaraan listrik generasi awal harus menghadapi berbagai keterbatasan, mulai dari minimnya stasiun pengisian hingga kompatibilitas konektor yang belum seragam. Kondisi ini menjadi tantangan bagi para early adopter kendaraan listrik. Rofiqi mengatakan bahwa teman-teman yang sudah menggunakan EV sejak 2021 tentu merasakan bagaimana sulitnya mencari SPKLU saat itu.

Perkembangan terbaru menunjukkan bahwa beberapa merek China mulai menghadirkan model PHEV yang menarik perhatian konsumen. Dengan demikian, persaingan di pasar kendaraan listrik dan hybrid di Indonesia semakin meningkat. Konsumen memiliki lebih banyak pilihan untuk memilih kendaraan yang sesuai dengan kebutuhan dan preferensi mereka.

Gudang Tekno

Review by Gudang Tekno

Contributor and technology analyst at Gudang Tekno. Specializing in AI, hardware, and digital transformation.

View Full Bio

Related Analysis

Add to the conversation

Your email address will not be published. Required fields are marked *