Pendidikan • 2 min read

BEM IPB Menolak Kampus Mengelola Dapur MBG

Gudang Tekno

June 26, 2026

BEM IPB Menolak Kampus Mengelola Dapur MBG

BEM IPB Menolak Kampus Mengelola Dapur MBG

Gudang Tekno – 26 Juni 2026 | Institut Pertanian Bogor (IPB) secara historis dibangun di atas fondasi perjuangan, pengayoman, dan independensi akademik yang kuat. Namun, di bawah kepemimpinan Rektor Alim Setiawan Slamet, fondasi tersebut tampak keropos. Ruang akademik yang seharusnya hidup dengan dialektika kini harus berdiri di seberang jalan independensinya sendiri.

Ada pergeseran paradigma yang mengkhawatirkan. IPB kini terkesan menjadi stempel legitimasi bagi program-program kekuasaan, terutama yang diduduki oleh alumninya, walau di tengah badai kritik dari masyarakat, pakar, dan sesama civitas academica. Sikap kritis yang seharusnya menjadi muruah perguruan tinggi tampak tumpul.

Program Makan Bergizi Gratis (MBG)

Ketika kampus-kampus besar lain seperti UGM, UI, dan UII berani mengambil sikap tegas dan memberikan catatan kritis terhadap kebijakan populis seperti Food Estate dan program Makan Bergizi Gratis (MBG), Rektor baru IPB, Alim Setiawan, justru memilih tancap gas tanpa pertimbangan matang.

Alih-alih mendengarkan kritik membangun dari mahasiswa, praktisi, dan sejawat universitas, IPB seolah menggelar karpet merah. Hal ini terlihat jelas dalam dukungan membabi buta terhadap program MBG. Prof. Dr. Dadan Hindrayana, yang juga merupakan pengajar dan alumni IPB, diberikan ruang khusus di wilayah kampus untuk membuka Satuan Pelayanan Program Gizi (SPPG) secara percuma.

Kritik dari Masyarakat

Salah satu peserta aksi Dapur Rakyat, Heri (54), mengaku sengaja berpartisipasi untuk mengkritik menu makanan yang diterima putrinya di bangku SMA selama program MBG berlangsung belum memenuhi standar gizi yang diharapkan. Menurut dia, sebagian besar siswa sebenarnya sudah membawa bekal dari rumah yang disiapkan orang tua masing-masing.

Karena itu, ia menilai keberadaan MBG tidak terlalu mendesak dibanding kebutuhan lain di sektor pendidikan. Aksi ini juga diikuti bapak-bapak yang turut serta mengolah makanan yang akan dibagikan kepada warga yang membutuhkan.

Gudang Tekno

Review by Gudang Tekno

Contributor and technology analyst at Gudang Tekno. Specializing in AI, hardware, and digital transformation.

View Full Bio

Related Analysis

Add to the conversation

Your email address will not be published. Required fields are marked *