GP Spanyol: Veda Ega Pratama Raih Podium dan Marc Marquez Tersandung di Jerez
Gudang Tekno
April 27, 2026
GP Spanyol: Veda Ega Pratama Raih Podium dan Marc Marquez Tersandung di Jerez
Gudang Tekno – 27 April 2026 | Pada Minggu sore, Sirkuit Jerez kembali menjadi saksi persaingan ketat di kelas Moto3 dan MotoGP. Di lintasan yang sama, dua cerita berbeda muncul: Veda Ega Pratama dari Honda Team Asia menutup balapan Moto3 di posisi keenam, sementara juara dunia MotoGP, Marc Marquez, mengalami kecelakaan di lap kedua dan terpaksa mengakhiri perlombaan.
Moto3: Kebangkitan Veda Ega Pratama
Veda Ega Pratama memulai balapan dari posisi start yang kurang menguntungkan, yakni barisan ke-17. Meskipun demikian, ia berhasil menembus tengah medan persaingan dengan mengandalkan konsistensi lintasan dan pemilihan garis yang tepat. Di tikungan-tikungan kritis, ia menyalip pesaing satu per satu, hingga akhirnya menancapkan diri di zona poin.
Setelah menempati posisi keenam, Veda tak mengelak dari rasa penasaran tentang apa yang mungkin terjadi bila ia memulai dari posisi yang lebih baik. “Jika kami dapat memulai dari grid depan, peluang podium tentu lebih besar,” ujar ia sesudah sesi foto. Kinerjanya menambah catatan positif bagi Honda Team Asia, yang berharap performa serupa dapat berlanjut di sirkuit-sirkuit berikutnya.
- Posisi start: 17
- Posisi akhir: 6
- Poin yang diraih: 10
Keberhasilan Veda ini turut menegaskan bahwa talenta muda Indonesia kini semakin bersaing di panggung internasional. Dukungan tim teknis, serta adaptasi cepat terhadap kondisi basah yang sempat melanda Jerez, menjadi faktor kunci yang menonjol dalam pencapaiannya.
MotoGP: Kecelakaan Marc Marquez di Jerez
Di sisi lain, Marc Marquez memulai balapan MotoGP dari pole position, menandakan harapan besar bagi Ducati Lenovo. Namun, pada lap kedua, ia kehilangan kontrol di tikungan 11, terlempar ke gravel, dan tidak dapat melanjutkan balapan. “Saya baik‑baik saja secara fisik, tetapi sangat menyesal karena balapan berakhir terlalu dini,” kata Marquez dalam pernyataan resmi tim.
Marquez mengakui bahwa strategi yang ia coba untuk menyaingi adiknya, Alex Marquez, menjadi penyebab utama insiden tersebut. Ia berusaha menutup jarak dengan Alex yang lebih cepat di kondisi kering, namun manuver yang berani itu malah berujung pada kegagalan. “Kami kompetitif saat basah, namun masih ada pekerjaan yang harus dilakukan pada lintasan kering,” tambahnya.
Insiden ini menambah catatan negatif Marc Marquez di Jerez, mengingat ia juga gagal finis di musim sebelumnya. Namun, Alex Marquez berhasil mempertahankan gelar juara MotoGP di Spanyol, menambah poin penting dalam perebutan gelar musim ini.
Tim Ducati menyatakan akan segera melakukan evaluasi teknis dan strategi, terutama dalam hal pengaturan suspensi dan kontrol traksi pada kondisi kering. Sementara itu, para pembalap lain, seperti Marco Bezzecchi dan Fabio Di Giannantonio, memberikan komentar tentang dinamika balapan yang penuh tantangan di Jerez.
Secara keseluruhan, akhir pekan GP Spanyol memberikan campuran emosi: kebahagiaan bagi Veda Ega Pratama yang menunjukkan potensi besar, serta kekecewaan bagi Marc Marquez yang harus menerima kenyataan pahit. Kedua peristiwa ini menjadi bahan perbincangan di antara tim, analis, dan penggemar di seluruh dunia.
Review by Gudang Tekno
Contributor and technology analyst at Gudang Tekno. Specializing in AI, hardware, and digital transformation.
View Full Bio