Olahraga • 3 min read

Borneo FC Siap Genggam Gelar, Laga Penentu di Kediri dan Lima Final Menanti

Gudang Tekno

April 28, 2026

Borneo FC Siap Genggam Gelar, Laga Penentu di Kediri dan Lima Final Menanti

Borneo FC Siap Genggam Gelar, Laga Penentu di Kediri dan Lima Final Menanti

Gudang Tekno – 28 April 2026 | Borneo FC melangkah ke fase krusial BRI Super League 2025/2026 dengan posisi kedua klasemen sementara, mengumpulkan 66 poin yang menyamai pemuncak papan, Persib Bandung. Dengan lima laga tersisa, setiap pertandingan dianggap seperti final, kata Presiden klub Nabil Husien Said Amin Al‑Rasyidi dalam kunjungannya ke Polresta Samarinda.

Ujian Kandang Persik Kediri

Pekan ke‑30 menjelang akhir musim, Pesut Etam akan berkunjung ke Stadion Brawijaya, Kediri, pada Rabu 29 April 2026. Lawan mereka, Persik Kediri, berada di urutan ke‑12 dengan 33 poin dan belum mencetak kemenangan dalam tiga laga terakhir. Namun, ancaman utama datang dari bek muda berusia 21 tahun, Rendy Sanjaya, yang baru saja mengoleksi penghargaan gol terbaik, Player of the Match, dan Best Young Player dalam dua pekan beruntun.

Rendy mengaku Borneo FC merupakan lawan yang “tangguh dan bermateri pemain mumpuni”. Ia menambahkan bahwa Persik kalah 0‑2 melawan Borneo pada putaran pertama, menegaskan pentingnya persiapan mental bagi kedua tim.

Lima Laga Akhir sebagai Final

Presiden klub menegaskan bahwa lima laga sisa harus dimaksimalkan. “Setiap 90 menit adalah final, jangan sampai kita sia‑siakan peluang yang ada,” ujarnya. Fokus utama tetap pada konsistensi, terutama setelah kemenangan 3‑0 atas Semen Padang yang menyamakan poin dengan Persib Bandung.

Pelatih Fabio Lefundes menekankan pentingnya motivasi yang terjaga sejak awal musim. “Kami menjaga motivasi sejak 9 Agustus, tidak pernah turun dari tiga besar,” kata Lefundes. Ia menambahkan, “Saya suka saat orang melupakan kami; itu memicu rasa lapar untuk lebih banyak kemenangan.”

Statistik tim menunjukkan penguasaan bola mencapai 59 persen dan total tembakan 11 pada laga terakhir melawan Semen Padang. Komang Teguh, Kaio Nunes, dan Koldo Obieta masing‑masing mencetak gol, memperkuat posisi Borneo FC di puncak klasemen.

  • Pekan 30: Persik Kediri (tandang)
  • Pekan 31: Persija Jakarta (tandang)
  • Pekan 32: Arema FC (kandang)
  • Pekan 33: Persib Bandung (tandang)
  • Pekan 34: PSM Makassar (kandang)

Jadwal tersebut menuntut kesiapan fisik dan taktik. Winger asal Argentina, Mariano Peralta, menegaskan bahwa lima laga tersisa setara dengan “lima final”. Kesalahan sekecil apa pun dapat berakibat fatal mengingat selisih poin tipis.

Sementara itu, Persib Bandung juga harus menghadapi jadwal berat, namun Borneo FC memiliki keunggulan selisih gol (+33 vs +32). Jika Borneo mampu mengamankan tiga poin melawan Persik Kediri, peluang untuk menyalip Persib di babak akhir semakin besar.

Para pemain muda Borneo FC, seperti Juan Villa dan Koldo Obieta, menjadi motor penggerak serangan. Villa sering mencoba mengecoh gelandang Persib, sementara Obieta menjadi ancaman di lini depan dengan kecepatan dan ketajaman finishing.

Di luar lapangan, Nabil menambahkan bahwa hadiah utama bagi pemain bukan hanya materi, melainkan dukungan moral dan doa. “Hadiah saya luar biasa, doa. Dari doa ada banyak unsur yang memberi kekuatan,” ujarnya dengan senyum.

Dengan atmosfer kompetisi yang semakin menegangkan, Borneo FC tampak siap menatap puncak. Laga di Kediri menjadi batu loncatan penting sebelum menutup musim dengan serangkaian final yang menuntut konsistensi dan mental baja.

Gudang Tekno

Review by Gudang Tekno

Contributor and technology analyst at Gudang Tekno. Specializing in AI, hardware, and digital transformation.

View Full Bio

Related Analysis

Add to the conversation

Your email address will not be published. Required fields are marked *