Ade Armando Mundur dari PSI, Fenomena Kepala Sekolah Sulsel Mengundurkan Diri Massal
Gudang Tekno
June 16, 2026
Ade Armando Mundur dari PSI, Fenomena Kepala Sekolah Sulsel Mengundurkan Diri Massal
Gudang Tekno – 16 Juni 2026 | Fenomena kepala sekolah di Sulawesi Selatan (Sulsel) yang mengundurkan diri massal pasca temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terkait dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) telah memicu reaksi dari berbagai pihak. Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Lalu Hadrian Irfani, meminta Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) segera melakukan investigasi mendalam serta evaluasi menyeluruh atas tata kelola dana BOS.
Sementara itu, Ade Armando, seorang pegiat media sosial, memilih mundur dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI) setelah kritik dan pendapatnya mulai dijadikan alat menyudutkan dirinya. Pada saat yang sama, mantan anggota DPRD Kota Kupang, Yuven Tukung, resmi meninggalkan Partai NasDem dan memilih bergabung dengan PSI karena partai tersebut memiliki komitmen nyata terhadap kader muda.
Menurut Lalu Hadrian Irfani, persoalan penyelewengan dana BOS bukan hanya terjadi di Sulawesi Selatan, melainkan juga di berbagai daerah lain di Indonesia. Hal ini menjadi sinyal kuat bahwa ada masalah pada sistem pembinaan dan tata kelola. Ia menyarankan agar pemerintah lebih mengedepankan pendampingan dan pembinaan kepada pihak sekolah dalam mengelola anggaran, alih-alih hanya melakukan pengawasan administratif yang kaku.
Fenomena ini juga menimbulkan pertanyaan tentang bagaimana pengelolaan dana BOS di daerah lain dan bagaimana pemerintah dapat meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan dana tersebut. Dengan demikian, perlu dilakukan evaluasi menyeluruh dan tindakan konkrit untuk memperbaiki sistem pengelolaan dana BOS dan meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia.
Pengunduran Diri Massal Kepala Sekolah
Pengunduran diri massal kepala sekolah di Sulawesi Selatan telah memicu kekhawatiran tentang dampaknya terhadap kualitas pendidikan di daerah tersebut. Menurut data, sebanyak 326 kepala sekolah SMA dan SMK di Sulawesi Selatan telah mengundurkan diri pasca temuan BPK terkait dana BOS. Hal ini menimbulkan pertanyaan tentang bagaimana pemerintah dapat mengatasi masalah ini dan memastikan bahwa kualitas pendidikan di daerah tersebut tidak terganggu.
Komitmen PSI terhadap Kader Muda
Partai Solidaritas Indonesia (PSI) telah menunjukkan komitmennya terhadap kader muda dengan memproyeksikan mereka sebagai calon kepemimpinan di daerah. Menurut Yuven Tukung, PSI memiliki nilai dan konsisten untuk berkomitmen memproyeksikan bagi kader muda. Hal ini dibuktikan dengan empat orang kepala daerah di NTT yang merupakan orang muda.
Dengan demikian, PSI telah menunjukkan bahwa partai tersebut memiliki visi dan misi yang jelas dalam memajukan kader muda dan meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia. Namun, perlu dilakukan evaluasi menyeluruh dan tindakan konkrit untuk memastikan bahwa komitmen ini dapat terwujud dan berdampak positif terhadap masyarakat.
Review by Gudang Tekno
Contributor and technology analyst at Gudang Tekno. Specializing in AI, hardware, and digital transformation.
View Full Bio