Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa: Generasi Qurani Berkarakter Kuat Kunci Daya Saing Bangsa
Gudang Tekno
June 14, 2026
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa: Generasi Qurani Berkarakter Kuat Kunci Daya Saing Bangsa
Gudang Tekno – 14 Juni 2026 | Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menegaskan bahwa generasi Qurani yang berkarakter kuat, berakhlak mulia, dan memiliki budaya literasi yang baik menjadi kunci peningkatan daya saing bangsa di tengah perubahan global yang berlangsung semakin cepat.
Menurut Khofifah, perubahan zaman bergerak begitu cepat dan menghadirkan berbagai tantangan baru. Dalam situasi seperti ini, kita membutuhkan generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga memiliki karakter kuat, integritas, dan fondasi moral yang kokoh.
Pendidikan Al Quran menjadi sangat penting sebagai bekal menghadapi masa depan. Pembangunan kualitas sumber daya manusia tidak cukup hanya mengandalkan kecerdasan intelektual maupun penguasaan ilmu pengetahuan. Bangsa Indonesia membutuhkan generasi yang mampu memadukan kecakapan akademik dengan kekuatan moral dan spiritual.
Khofifah menegaskan bahwa daya saing suatu bangsa tidak akan bermakna tanpa karakter yang kuat. Ia menyatakan bahwa kemajuan tanpa moralitas akan kehilangan arah dan tujuan yang sebenarnya. Oleh karena itu, pembentukan karakter melalui pendidikan agama menjadi sangat relevan dalam konteks pembangunan nasional.
Generasi Qurani dan Literasi
Semangat untuk memadukan kecerdasan dan moralitas ini tercermin dalam penyelenggaraan Gebyar Prestasi Al Quran dan Wisuda Tartil Tahfidz Yayasan Khadijah. Kegiatan ini diikuti oleh 866 peserta dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari taman kanak-kanak hingga pondok pesantren.
Khofifah juga mengajak generasi muda untuk membangun budaya literasi yang kuat. Ia mengingatkan bahwa pesan literasi telah diajarkan oleh Al Quran melalui wahyu pertama yang diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW, yaitu ‘Iqra”. Ayat ini mengintroduksi pentingnya membaca sebagai gerbang ilmu pengetahuan.
Pendidikan dan Pembangunan
Keberhasilan pendidikan tidak hanya diukur dari prestasi akademik, tetapi juga dari sejauh mana lulusan mampu memberikan manfaat bagi masyarakat luas. Para wisudawan dan wisudawati tartil tahfidz merupakan aset berharga bagi bangsa. Mereka diharapkan kelak berperan aktif dalam berbagai bidang kehidupan.
Khofifah berharap sinergi keluarga, sekolah, organisasi keagamaan, masyarakat, dan pemerintah dalam pendidikan karakter terus diperkuat sehingga lahir generasi yang adaptif terhadap perkembangan zaman tanpa kehilangan jati diri serta nilai-nilai luhur bangsa.
Review by Gudang Tekno
Contributor and technology analyst at Gudang Tekno. Specializing in AI, hardware, and digital transformation.
View Full Bio