Hashim Djojohadikusumo Dorong Pengembangan Energi Terbarukan di Indonesia
Gudang Tekno
June 20, 2026
Hashim Djojohadikusumo Dorong Pengembangan Energi Terbarukan di Indonesia
Gudang Tekno – 20 Juni 2026 | Indonesia terus berupaya meningkatkan pengembangan energi terbarukan untuk memenuhi kebutuhan energi nasional. Salah satu upaya tersebut adalah dengan membangun Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Batoq Kelo di Kalimantan Timur. PLTA ini memiliki kapasitas 300 Mega Watt (MW) dan diharapkan dapat memperkuat pasokan listrik bersih dan berkelanjutan di Kalimantan.
Utusan Khusus Presiden Bidang Iklim dan Energi, Hashim Djojohadikusumo, menyatakan bahwa proyek tenaga air seperti PLTA Batoq Kelo memiliki peran penting dalam memperkuat kemandirian energi nasional dan mempercepat pencapaian target Net Zero Emission (NZE) 2060. Ia menekankan bahwa Indonesia harus memenuhi kebutuhan energi dari sumber daya alamnya sendiri, termasuk tenaga air.
Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menilai bahwa Kalimantan Timur memiliki potensi besar sebagai pusat pengembangan energi baru terbarukan di Indonesia. Ia menyatakan bahwa kekayaan sumber daya alam dan perkembangan ekonomi daerah menjadi modal penting dalam menghadirkan energi domestik yang mampu menggerakkan pertumbuhan Kalimantan.
Sementara itu, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) terpilih periode 2026-2030, Jeffrey Hendrik, menegaskan komitmennya untuk melanjutkan berbagai program pengembangan pasar modal dan memperkuat posisi BEI agar mampu bersaing dengan bursa-bursa besar dunia. Ia menyoroti pentingnya pendalaman pasar dari sisi permintaan maupun pasokan untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas instrumen investasi di BEI.
Presiden Prabowo Subianto juga menekankan pentingnya transparansi dan integritas dalam pengembangan investasi di Indonesia. Ia meminta Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM, Danantara Rosan Roeslani, untuk menyampaikan data positif tentang perkembangan investasi di Indonesia kepada publik. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan investor dan mempercepat pertumbuhan ekonomi nasional.
Pengembangan Energi Terbarukan
Pengembangan energi terbarukan merupakan salah satu prioritas utama dalam kebijakan energi nasional. Indonesia telah menetapkan target untuk meningkatkan penggunaan energi terbarukan menjadi 23% dari total konsumsi energi pada tahun 2025. Upaya ini diharapkan dapat mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil dan mengurangi emisi gas rumah kaca.
Pasar Modal dan Investasi
Pasar modal dan investasi juga memiliki peran penting dalam pengembangan ekonomi nasional. Direktur Utama BEI, Jeffrey Hendrik, menegaskan bahwa BEI akan terus berupaya untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas instrumen investasi di BEI. Ia juga menyoroti pentingnya pendalaman pasar dari sisi permintaan maupun pasokan untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas instrumen investasi di BEI.
Dengan demikian, Indonesia diharapkan dapat meningkatkan pengembangan energi terbarukan, memperkuat kemandirian energi nasional, dan mempercepat pertumbuhan ekonomi nasional. Upaya ini juga diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan investor dan mempercepat pencapaian target Net Zero Emission (NZE) 2060.
Review by Gudang Tekno
Contributor and technology analyst at Gudang Tekno. Specializing in AI, hardware, and digital transformation.
View Full Bio