Kemenkes Minta Evaluasi Buntut Kematian Dokter Icha
Gudang Tekno
July 3, 2026
Kemenkes Minta Evaluasi Buntut Kematian Dokter Icha
Gudang Tekno – 03 Juli 2026 | Kementerian Kesehatan (Kemenkes) telah melakukan investigasi terkait kematian dr. Eliza Princila Utami Pakaenoni atau dr. Icha. Dokter Icha diduga mengakhiri hidup setelah menerima intimidasi saat bertugas di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RS Leona, Kefamenanu, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur (NTT).
Tim dari Kemenkes telah mengunjungi keluarga dr. Icha di Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTU), Rabu (1/7/2026). Tim investigas Kemenkes menyampaikan dr. Icha sudah bekerja sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP). Selain itu, dr. Icha sudah bekerja sesuai kode etik dan sumpah jabatan.
Ada tiga oknum anggota DPRD TTU yang diduga melakukan intimidasi terhadap dr. Icha, yakni Veronika Lake dari PDIP, Therensius Lazakar dari Partai Golkar, dan Robertus Bani dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Dugaan intimidasi bermula pada Sabtu (13/6/2026) saat dr. Icha menangani pasien anak.
Investigasi Kemenkes
Investigasi lintas sektor yang diturunkan langsung oleh Menteri Kesehatan tersebut melibatkan tim gabungan dari Inspektorat Jenderal Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Ikatan Dokter Indonesia (IDI), dan Konsil Kedokteran Indonesia (KKI). Pelaksana Tugas Inspektur Jenderal Kemenkes Rudi Supriatna Nata Saputra mengungkapkan timnya telah melakukan pengumpulan bahan dan keterangan dari berbagai pihak terkait, mulai dari keluarga korban, perawat pendamping, hingga jajaran dokter yang merawat.
Fokus investigasi tidak hanya menelusuri dugaan kekerasan verbal oleh oknum warga, tetapi juga meninjau kembali prosedur penanganan medis pada pasien gigitan ular yang menjadi pemicu awal kejadian tersebut. “Berkaitan dengan layanan yang berhubungan dengan adanya pasien yang mengalami luka gigitan ular, itu sudah dicermati dan dilakukan evaluasi ternyata memang sudah dilakukan sesuai prosedur dan pihak-pihak dokter di sana pun sudah konsultasi dengan pakar,” ucap Rudi Supriatna.
Reaksi Keluarga dan Masyarakat
Kuasa hukum dari keluarga dr. Icha, Viktor Manbait, mengatakan tim dari Kemenkes telah mengunjungi keluarga korban di Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTU), Rabu (1/7/2026). Victor yang juga perwakilan keluarga dr. Icha itu mengatakan, berbagai temuan tim investigasi Kemenkes disampaikan kepada keluarga.
Guru Besar Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI), Prof Ari Fahrial Syam, mengatakan banyak dokter di Indonesia merasa sedih dan kecewa atas peristiwa yang menimpa dr. Icha. Menurutnya, respons tersebut terlihat dari berbagai diskusi di kalangan tenaga medis.
Review by Gudang Tekno
Contributor and technology analyst at Gudang Tekno. Specializing in AI, hardware, and digital transformation.
View Full Bio