Kurs USD Melemah, Apa yang Terjadi dengan Rupiah?
Gudang Tekno
June 21, 2026
Kurs USD Melemah, Apa yang Terjadi dengan Rupiah?
Gudang Tekno – 21 Juni 2026 | Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) terus mengalami fluktuasi. Pada perdagangan Jumat, rupiah ditutup melemah tipis 7 poin menjadi Rp17.801 per USD dari posisi sebelumnya Rp17.794 per USD.
Sementara itu, token Main Street USD (msUSD) kehilangan patokan terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada Sabtu, 20 Juni 2026. Hal ini setelah penyedia verifikasi Accountable mengakhiri perjanjian dengan protokol tersebut, menghapus sebagian besar nilai token dalam hitungan jam.
Menurut pengamat pasar uang, Ibrahim Assuaibi, nilai tukar rupiah masih akan bergerak fluktuatif dengan kecenderungan melemah pada perdagangan Senin. Rupiah diperkirakan ditutup di kisaran Rp17.800 – Rp17.850 per dolar AS, sementara pergerakan selama sepekan diprediksi berada pada rentang Rp17.500-Rp18.000 per dolar AS.
Penyebab Melemahnya Rupiah
Pergerakan rupiah masih dipengaruhi sejumlah sentimen global, seperti membaiknya kondisi geopolitik setelah Amerika Serikat dan Iran menandatangani kesepakatan sementara yang bertujuan mengakhiri konflik serta memulihkan jalur pelayaran komersial di Selat Hormuz.
Di sisi lain, laporan terbaru Morgan Stanley Capital International (MSCI) yang menurunkan penilaian Indonesia pada kriteria arus informasi (information flow) dalam laporan 2026 Global Market Accessibility Review juga mempengaruhi pergerakan rupiah.
Dampak Melemahnya Rupiah
Melemahnya rupiah dapat berdampak pada perekonomian Indonesia, terutama pada sektor ekspor dan impor. Oleh karena itu, perlu diwaspadai dan diantisipasi agar tidak terjadi kerugian yang lebih besar.
Review by Gudang Tekno
Contributor and technology analyst at Gudang Tekno. Specializing in AI, hardware, and digital transformation.
View Full Bio