Planner Engineering Makassar
Jonell Maisha
September 19, 2026
Posisi Planner Engineering di Makassar menuntut kemampuan mengelola data teknis serta mengkoordinasikan proses maintenance dan proyek engineering secara terstruktur. Peran ini berfokus pada pengumpulan master data, implementasi sistem Computerized Maintenance Management System (CMMS), dan pengelolaan administrasi yang melibatkan komunikasi lintas departemen. Kandidat yang terpilih akan menjadi penghubung penting antara tim teknik, operasional, dan manajemen untuk memastikan kelancaran aktivitas pemeliharaan serta proyek perencanaan teknik.
Deskripsi Pekerjaan
- Mengumpulkan semua master data penting, termasuk functional location, bill of material, serta tasklist untuk pemeliharaan preventif dan prediktif.
- Mengimplementasikan CMMS secara menyeluruh, baik dari segi sistem maupun teknis, pada seluruh modul pekerjaan engineering di plant.
- Menangani seluruh proses administratif yang berhubungan dengan maintenance dan project engineering, serta menjalin komunikasi efektif dengan departemen lain untuk sinkronisasi kegiatan.
Kualifikasi
- Memahami alur proses sistem maintenance secara menyeluruh.
- Mampu melakukan pengolahan data dasar menggunakan Excel atau Google Spreadsheet.
- Kemampuan berkomunikasi yang baik dengan semua pihak terkait, memastikan informasi tersampaikan dengan jelas.
- Familiaritas dengan konsep maintenance berbasis CMMS (misalnya SAP, Oracle) menjadi nilai tambah.
- Pengetahuan mengenai gambar teknik seperti SketchUp, Autodesk Inventor, atau perangkat serupa juga dianggap sebagai keunggulan.
Persyaratan Umum
- Pendidikan minimal D3/D4 di bidang teknik atau perencanaan.
- Usia maksimal 28 tahun.
- Jenis kelamin laki-laki.
- Pengalaman kerja minimal 1 tahun dalam lingkungan teknik atau perencanaan.
- Kemampuan teknis serta perencanaan yang kuat.
Setiap harinya, Planner Engineering diharapkan menghabiskan sebagian besar waktunya untuk memastikan data master yang kritikal selalu terbarui dan akurat. Aktivitas pencatatan lokasi fungsional, material, serta daftar tugas pemeliharaan memerlukan ketelitian tinggi serta kemampuan analisis data menggunakan spreadsheet. Selanjutnya, proses implementasi CMMS melibatkan penyesuaian modul sistem dengan kebutuhan operasional plant, yang menuntut pemahaman mendalam tentang alur kerja maintenance serta kemampuan teknis untuk mengatasi permasalahan sistem.
Komunikasi menjadi unsur utama dalam peran ini. Planner harus secara rutin berinteraksi dengan tim maintenance, departemen engineering, serta manajemen proyek untuk memastikan semua pihak memiliki akses informasi yang sama dan dapat mengambil keputusan yang tepat. Keterampilan interpersonal yang baik membantu dalam mengkoordinasikan jadwal, mengatasi kendala, serta menyampaikan laporan administratif secara jelas dan tepat waktu.
Selain kemampuan teknis, sikap proaktif, kemampuan mengelola prioritas, dan ketelitian dalam pengolahan data menjadi soft skill yang sangat dihargai. Kemampuan untuk bekerja dalam lingkungan yang dinamis, mengadaptasi perubahan prosedur, serta menjaga konsistensi dokumentasi akan meningkatkan efisiensi operasional serta mendukung pencapaian target maintenance plant secara keseluruhan.
Interested in this position?
Take the next step in your career and apply for this role today.
Apply Now