Posisi Tenaga Teknis Farmasi Profesional menuntut seseorang yang memiliki latar belakang pendidikan di bidang farmasi serta pengalaman kerja di lingkungan rumah sakit. Kandidat yang terpilih akan berperan penting dalam mendukung operasional farmasi rumah sakit, memastikan kelancaran proses administrasi, serta menjaga kualitas layanan kepada pasien dan tim medis.
- Pendidikan: Calon harus memiliki minimal gelar D3 atau D4, dengan fokus khusus pada Farmasi. Pendidikan ini menjadi dasar pengetahuan ilmiah dan teknis yang diperlukan untuk menjalankan tugas di bidang farmasi rumah sakit.
- Usia: Tidak terdapat batasan usia maksimal, sehingga peluang terbuka bagi pelamar dengan beragam rentang usia yang memenuhi kualifikasi lainnya.
- Jenis Kelamin: Posisi ini terbuka untuk semua jenis kelamin, namun dalam deskripsi pekerjaan secara khusus disebutkan perempuan sebagai preferensi utama.
- Pengalaman Kerja: Kandidat diharapkan pernah menjabat sebagai Tenaga Teknis Kesehatan (TTK) di rumah sakit. Pengalaman tersebut memberikan pemahaman tentang prosedur klinis, regulasi farmasi, dan koordinasi antar departemen.
- Domisili: Pelamar harus berdomisili di Kota Bogor, memastikan kehadiran yang konsisten dan memudahkan mobilitas ke tempat kerja.
- Kemampuan Microsoft Office: Penguasaan aplikasi Word, Excel, dan PowerPoint menjadi keharusan. Kemampuan ini mendukung pembuatan laporan, pengelolaan data inventaris, serta penyusunan presentasi bagi tim medis atau manajemen.
- Kerja Tim dan Individu: Kandidat harus mampu bekerja secara mandiri maupun dalam tim. Fleksibilitas ini penting untuk menyelesaikan tugas-tugas yang bersifat kolaboratif maupun yang memerlukan inisiatif pribadi.
- Integritas dan Komunikasi: Kejujuran menjadi nilai utama, bersama kemampuan berkomunikasi yang sangat baik. Kedua sifat ini membantu membangun kepercayaan dengan rekan kerja, pasien, dan pihak terkait lainnya.
- Hari Kerja: Jadwal kerja ditetapkan dari Senin hingga Sabtu, mencakup enam hari kerja dalam seminggu. Hal ini menuntut kesiapan untuk mengelola beban kerja secara konsisten selama periode tersebut.
- Jam Kerja: Waktu operasional mulai pukul 08.00 hingga 17.00, dengan total delapan jam kerja per hari. Penyesuaian dengan jam kerja ini penting untuk sinkronisasi dengan aktivitas klinik dan layanan farmasi.
- Keterampilan Teknis: Pengalaman sebagai TTK rumah sakit menuntut pengetahuan tentang prosedur penyiapan dan distribusi obat, pencatatan stok, serta kepatuhan terhadap standar keamanan farmasi.
- Keterampilan Interpersonal: Kemampuan berkomunikasi dengan sangat baik mencakup penyampaian informasi obat kepada tim medis, menjawab pertanyaan pasien, dan berkoordinasi dengan bagian administrasi.
- Kerja Mandiri: Ketika diperlukan, kandidat dapat menyelesaikan tugas tanpa pengawasan langsung, misalnya dalam penyusunan laporan atau pemeliharaan data inventaris.
- Kerja Kolaboratif: Dalam lingkungan rumah sakit, kerja sama dengan dokter, perawat, dan staf lainnya menjadi hal esensial untuk memastikan alur pelayanan farmasi berjalan lancar.
- Kejujuran: Integritas pribadi menjadi landasan utama dalam mengelola obat-obatan dan data sensitif pasien, memastikan tidak terjadi penyalahgunaan atau kesalahan administrasi.
- Komitmen pada Kualitas: Dengan latar belakang pendidikan farmasi, kandidat diharapkan menegakkan standar kualitas tinggi dalam setiap aktivitas, mulai dari pengelolaan dokumen hingga interaksi dengan tim medis.
Siap Mengirimkan Lamaran?
Kirimkan portofolio dan resume terbaik Anda langsung ke sistem rekrutmen perusahaan.

