Mengenal Freddy Budiman, Gembong Narkoba Kelas Kakap yang Dieksekusi Mati
Gudang Tekno
July 25, 2026
Mengenal Freddy Budiman, Gembong Narkoba Kelas Kakap yang Dieksekusi Mati
Gudang Tekno – 25 Juli 2026 | Freddy Budiman, seorang gembong narkoba kelas kakap, meninggalkan kenangan menyentuh bagi keluarganya sebelum dieksekusi mati. Putra Freddy, Fikri Budiman, baru-baru ini membuka sosok ayahnya dalam sebuah podcast di kanal YouTube The Sungkars.
Fikri menggambarkan Freddy sebagai sosok ayah yang tegas, baik, dan perhatian. Ia menghabiskan masa kecil bersama sang ayah hingga duduk di kelas 4 SD pada 2008. Setelah itu, ia dan Freddy terpisah selama beberapa tahun sebelum kembali bertemu pada 2013, ketika dirinya hendak memasuki jenjang SMA.
Freddy Budiman merupakan salah satu terpidana mati yang dieksekusi di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah, pada 29 Juli 2016. Ia dijatuhi hukuman mati setelah terbukti terlibat dalam kasus kepemilikan 1,4 juta pil ekstasi yang diselundupkan dari China pada Mei 2012.
Baru-baru ini, sebanyak 115 warga binaan kategori berisiko tinggi dipindahkan dari Lapas Kelas I Surabaya menuju sejumlah lapas di Pulau Nusakambangan, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah. Pemindahan tersebut mencakup 36 orang warga binaan asal Jawa Timur dan 79 orang warga binaan asal Sulawesi.
Pemindahan warga binaan tersebut tidak hanya berorientasi pada aspek keamanan, tetapi juga menjadi bagian dari strategi pembinaan berkelanjutan agar sesuai dengan tingkat risiko masing-masing warga binaan. Proses keberangkatan ratusan warga binaan itu dikawal secara berlapis oleh Tim Pengamanan Intelijen Ditjenpas, personel Brigade Mobil (Brimob) Polri, serta jajaran petugas Lapas Kelas I Surabaya untuk memastikan seluruh tahapan berjalan aman, tertib, dan sesuai prosedur.
Surat Terakhir Freddy Budiman
Sebelum dieksekusi mati, Freddy Budiman meninggalkan surat terakhir untuk putranya, Fikri. Surat tersebut berisi pesan menyentuh dan nasihat untuk Fikri agar tetap berjuang dan tidak menyerah dalam menghadapi hidup.
Pemindahan Warga Binaan
Pemindahan warga binaan dari Lapas Kelas I Surabaya ke Pulau Nusakambangan merupakan langkah strategis untuk meningkatkan keamanan dan pembinaan warga binaan. Dengan pemindahan ini, diharapkan warga binaan dapat mendapatkan pembinaan yang lebih efektif dan efisien.
Dalam beberapa tahun terakhir, Indonesia telah mengambil langkah-langkah signifikan untuk meningkatkan keamanan dan pembinaan warga binaan. Pemindahan warga binaan ke Pulau Nusakambangan merupakan salah satu contoh upaya tersebut.
Langkah-langkah ini diharapkan dapat membantu meningkatkan keamanan dan pembinaan warga binaan, serta membantu mencegah terjadinya kejahatan dan penyelundupan narkotika di Indonesia.
Review by Gudang Tekno
Contributor and technology analyst at Gudang Tekno. Specializing in AI, hardware, and digital transformation.
View Full Bio