Olahraga • 3 min read

Casa Pia Tundukkan Arouca 3-2 di Rio Maior, VAR Bantu Penentuan Penalti

Tandra Massassi

February 15, 2026

Casa Pia Tundukkan Arouca 3-2 di Rio Maior, VAR Bantu Penentuan Penalti

Casa Pia Tundukkan Arouca 3-2 di Rio Maior, VAR Bantu Penentuan Penalti

Gudang Tekno – 15 Februari 2026 | Di lapangan hijau Estádio Municipal de Rio Maior, Casa Pia menorehkan kemenangan tipis 3-2 atas Arouca pada 22. Jornada Liga Portugal Betclic. Pertandingan yang dipenuhi drama, pergantian pemain, dan intervensi VAR memperlihatkan intensitas tinggi di antara dua tim yang tengah berjuang menambah poin demi menghindari zona degradasi.

Gol pembuka datang pada menit ke‑11 lewat Iván Barbero, yang memanfaatkan umpan terstruktur dari Jérémy Livolant. Kejutan seketika itu memaksa Arouca merespon, namun Casa Pia kembali memimpin pada menit ke‑21 melalui Rafael Brito, setelah assist cerdik Abdu Conté. Dua gol awal tersebut menandai awal yang mendebarkan, dengan penonton yang hanya menembus seribu orang mengisi stadion.

Seiring berjalannya babak pertama, Arouca menyiapkan serangan balasan. Pada menit ke‑37, Abdu Conté mencetak gol bunuh diri (autogolo) yang menyamakan kedudukan 2-2. Momen itu menegangkan karena keputusan penalti muncul tak lama kemudian. VAR memanggil hakim pertandingan, Diogo Rosa, untuk meninjau insiden di dalam kotak penalti yang melibatkan Jose Fontán dan João Goulart. Setelah menonton rekaman, Rosa memutuskan memberi penalti kepada Casa Pia.

Pemain penyerang Casa Pia, Cassiano, mengambil peluang tersebut dan mengeksekusi penalti dengan tenang, mengembalikan keunggulan 3-2 bagi tim tuan rumah. Gol ini menjadi penentu sebelum jeda, dengan skor akhir babak pertama mencatat keunggulan tipis Casa Pia.

Di babak kedua, Arouca berusaha bangkit. Tiago Esgaio, yang sempat diganti pada babak pertama, kembali masuk dan menciptakan peluang, namun pertahanan Casa Pia, yang kini lebih solid berkat arahan taktikal Álvaro Pacheco, berhasil menahan serangan demi serangan. Di sisi lain, Arouca harus menyesuaikan diri dengan beberapa pergantian, termasuk kepergian Bas Kuipers dan Espen van Ee yang digantikan masing-masing oleh Miguel Puche dan Pablo Gozálbez.

Pelatih Casa Pia, Álvaro Pacheco, menekankan pentingnya fondasi defensif sebelum mengembangkan identitas menyerang. “Seperti membangun rumah, Anda mulai dari pondasi, bukan atap,” ujarnya menjelang pertandingan. Pacheco juga mengingatkan bahwa kemenangan atas FC Porto sebelumnya dan hasil imbang melawan Nacional tidak cukup; timnya harus terus menunjukkan pertumbuhan.

Sementara itu, Vasco Seabra, pelatih Arouca, memuji kebijaksanaan timnya dalam mempertahankan konsistensi meski menghadapi tekanan. “Kami berada dalam fase pertumbuhan, dan Casa Pia akan menguji kemajuan kami,” katanya. Seabra juga menyoroti peran kunci pertahanan, meskipun timnya masih menjadi salah satu yang paling banyak kebobolan di liga.

Pertandingan ini tidak lepas dari keputusan keras wasit. Khaly dan Cassiano masing-masing menerima kartu kuning atas tindakan antidesportif, sementara Gaizka Larrazabal juga mendapat peringatan. Keputusan VAR yang mengubah penalti menjadi momen penentu menambah warna pada drama di lapangan.

Statistik akhir menunjukkan Casa Pia mengumpulkan tiga poin berharga, meningkatkan posisi mereka menjadi 15‑ke dalam klasemen dengan 19 poin. Arouca, dengan 23 poin, tetap berada di urutan ke‑12, namun kehilangan kesempatan menggapai posisi lebih baik. Kedua tim kini menatap sisa musim dengan target berbeda: Casa Pia berjuang mengamankan tempat aman, sedangkan Arouca berusaha mengonsolidasikan performa positifnya.

Atmosfer di Rio Maior tetap hidup meski cuaca berangin dan sedikit hujan. Pendukung Casa Pia bersorak mendukung setiap serangan, sementara suporter Arouca tidak tinggal diam, memberi semangat bagi timnya. Pertandingan berakhir dengan peluit akhir yang menandai kemenangan tipis, namun menambah kisah menarik di tengah kompetisi Liga Portugal Betclic.

Tandra Massassi

Review by Tandra Massassi

Writer and contributor for Gudang Tekno

View Full Bio

Related Analysis

Add to the conversation

Your email address will not be published. Required fields are marked *