Manchester United Siapkan Langkah Besar: De Zerbi Masuk Radar, Fabrizio Romano Ungkap Pilihan
Noela Maysurah Noela
February 15, 2026
Manchester United Siapkan Langkah Besar: De Zerbi Masuk Radar, Fabrizio Romano Ungkap Pilihan
Gudang Tekno – 15 Februari 2026 | Manchester United kembali berada di persimpangan keputusan strategis menjelang akhir musim. Setelah mengakhiri kerja sama dengan Ruben Amorim pada Januari, klub kini menilai opsi manajerial jangka panjang yang dapat mengembalikan kejayaan Old Trafford.
Michael Carrick ditunjuk sebagai caretaker dan telah menorehkan serangkaian hasil mengesankan, termasuk kemenangan melawan rival tradisional. Sementara itu, pemilik minoritas INEOS menahan napas, menunggu momen tepat untuk mengumumkan nama definitif.
Sejak kedatangan Amorim pada November 2024, harapan tinggi tak kunjung terwujud, memaksa pihak manajemen menyiapkan skenario pergantian lebih awal. Dua kali pergantian dalam satu musim menandai periode transisi yang cukup menegangkan bagi para Red Devils.
Di antara sekian nama yang disebut-sebut, fokus utama tampak pada pelatih yang telah terbukti di Premier League. Keinginan United untuk mengisi posisi utama dengan sosok yang memahami dinamika kompetisi domestik menjadi faktor penentu utama.
Roberto De Zerbi muncul sebagai salah satu kandidat terkuat. Mantan pelatih Brighton & Hove Albion ini berhasil mengubah tim menjadi mesin taktis yang mampu bersaing dengan klub-klub papan atas.
Selama empat tahun di Seagulls, De Zerbi menanamkan filosofi menyerang yang memukau, mencetak gelar finis empat besar dan menempatkan Brighton di antara tim terkuat liga. Prestasi tersebut menarik perhatian beberapa klub besar Eropa.
Pada musim panas 2024, De Zerbi memutuskan beralih ke Olympique de Marseille. Di Stade Vélodrome, ia langsung mengantarkan tim pada posisi runner‑up Ligue 1 pada debutnya. Namun, hubungan itu berakhir lebih awal bulan ini karena perbedaan visi dengan manajemen.
Kepulangan De Zerbi ke pasar bebas menambah dimensi baru pada pencarian United. Tottenham Hotspur juga melontarkan minat, namun laporan terbaru menegaskan bahwa Old Trafford masih menjadi tujuan paling potensial.
Jurnalis sepak bola ternama Fabrizio Romano memberikan pembaruan penting melalui kanal YouTube-nya. Romano menegaskan bahwa De Zerbi masih menimbang berbagai pilihan dengan seksama sebelum membuat keputusan akhir.
“Roberto De Zerbi sangat dihargai oleh Tottenham, namun ia juga terbuka kembali ke Premier League,” ujar Romano. “Dia bukan tipe pelatih yang melompat ke kesempatan tanpa analisis mendalam. Proyek yang jelas menjadi prasyarat utama baginya.”
Menurut Romano, De Zerbi menilai pasar secara luas, mengingat kemungkinan munculnya tawaran dari klub-klub Eropa lainnya menjelang musim panas. Pendekatan hati‑hati ini mencerminkan karakteristik profesionalnya yang mengutamakan kestabilan jangka panjang.
Sementara itu, Carrick terus menambah daftar kemenangan, termasuk penaklukan Manchester City, Arsenal, dan Tottenham dalam lima laga pertamanya. Keberhasilan itu menambah beban bagi pihak INEOS untuk menunda keputusan.
Beberapa pengamat bertanya apakah United terlalu besar bagi De Zerbi, mengingat kegagalan Amorim yang tak dapat diabaikan. Namun, catatan Carrick menunjukkan kemampuan mengelola ruang ganti yang berwarna serta mengekstrak performa maksimal dari skuad.
Dengan segala dinamika yang terjadi, spekulasi tetap mengalir di antara pendukung dan media. Satu hal yang pasti, keputusan akhir akan menentukan arah masa depan Red Devils dan menandai babak baru dalam sejarah klub.