Purbaya Yakin Defisit APBN 2026 Bisa Ditekan

Purbaya Yakin Defisit APBN 2026 Bisa Ditekan

Gudang Tekno – 08 Juli 2026 | Pemerintah optimistis bahwa defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026 dapat ditekan. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memproyeksikan defisit APBN 2026 sebesar Rp 734,3 triliun atau 2,85 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB).

Menurut Purbaya, pendapatan negara diperkirakan mencapai Rp 3.208,1 triliun atau 101,7 persen dari target APBN. Sementara itu, belanja negara diproyeksikan menyentuh angka Rp 3.942,4 triliun atau 102,6 persen dari pagu anggaran yang telah ditetapkan.

Defisit APBN Semester I-2026

Defisit APBN pada semester I-2026 tercatat sebesar Rp 196,5 triliun atau setara 0,76 persen terhadap PDB. Purbaya menegaskan bahwa defisit tersebut masih dalam batas aman dan terkendali.

Penerimaan negara pada semester I-2026 mencapai Rp 1.459,4 triliun atau 46,3 persen dari target APBN. Penerimaan tersebut bersumber dari sektor perpajakan sebesar Rp 1.187,8 triliun dan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) sebesar Rp 271 triliun.

Belanja Negara

Belanja negara pada semester I-2026 telah terealisasi sebesar Rp 1.656 triliun atau 43,1 persen dari pagu APBN. Belanja pemerintah pusat menjadi komponen terbesar dengan realisasi Rp 1.296,8 triliun, sedangkan Transfer ke Daerah (TKD) terealisasi Rp 357,4 triliun.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *