Rapor IHSG April 2026: Saham EMAS-ADRO Masih Cuan
Gudang Tekno
May 23, 2026
Rapor IHSG April 2026: Saham EMAS-ADRO Masih Cuan
Gudang Tekno – 23 Mei 2026 | Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih mengalami pelemahan pada awal perdagangan hari Jumat, 22 Mei 2026. IHSG dibuka memerah 6.065 dan jatuh ke level 6.045, turun 0,81 persen. Sebanyak 445 saham mengalami penurunan nilai akibat kekhawatiran pasar terhadap stabilitas makroekonomi serta risiko neraca pembayaran Indonesia.
Menurut riset BRI Danareksa Sekuritas, IHSG diproyeksikan masih bergerak dalam tekanan pada perdagangan hari ini setelah sehari sebelumnya anjlok hingga mendekati level psikologis 6.000. Pelemahan IHSG terjadi di tengah penguatan mayoritas bursa regional Asia serta penurunan harga minyak dunia.
Penyebab Pelemahan IHSG
Sentimen global cenderung positif setelah muncul perkembangan terkait pembahasan proposal damai antara Amerika Serikat dan Iran. Namun, pasar domestik justru dibayangi kekhawatiran terhadap stabilitas makroekonomi Indonesia. Hal itu dipicu oleh pernyataan S&P Global Ratings yang menilai wacana pengendalian ekspor berpotensi menekan kinerja ekspor nasional, penerimaan pemerintah, hingga meningkatkan risiko terhadap neraca pembayaran Indonesia.
Dari sisi teknikal, BRI Danareksa Sekuritas menilai IHSG masih berada dalam tren bearish. Level support terdekat diperkirakan berada di area 6.000, sementara support lanjutan di level 5.900. Adapun area resistance berada di kisaran 6.400.
Saham yang Mengalami Kenaikan
Beberapa saham yang menjadi Top Gainers pada perdagangan hari ini diantaranya, TMPO, CITY, ESIP, PPGL, PKPK. Sedangkan, saham yang masuk dalam Top Loser diantaranya, RONY, LCKM, SOTS, IRSX, RALS.
Pelaku pasar juga disebut akan mencermati sejumlah data ekonomi penting, mulai dari Current Account Balance hingga pertumbuhan jumlah uang beredar atau M2 Money Supply yang dapat memengaruhi arah pergerakan pasar berikutnya.
Di tengah pelemahan IHSG, saham EMAS-ADRO masih cuan. Hal ini menunjukkan bahwa investor masih memiliki minat untuk membeli saham yang memiliki fundamentalias baik.
IHSG tiba-tiba melonjak pada perdagangan hari ini. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 1,10 persen ke level 6.162 setelah empat hari berturut-turut mengalami pelemahan. Kenaikan indeks didorong oleh lonjakan sektor energi dan material dasar akibat sentimen penundaan kebijakan ekspor komoditas strategis.
Meskipun mayoritas sektor menguat, sektor finansial menjadi satu-satunya sektor yang terkoreksi sebesar 0,38 persen pada penutupan perdagangan. Sektor energi tercatat melonjak 6,85 persen, sementara sektor basic materials naik 4,84 persen.
Kenaikan kedua sektor tersebut dipicu sentimen pasar terkait rumor penundaan implementasi penuh kebijakan ekspor batu bara dan komoditas strategis lainnya yang dikendalikan negara. Pasar menilai penundaan kebijakan hingga 1 Januari 2027 akan memberikan waktu transisi yang lebih panjang bagi eksportir maupun pembeli internasional untuk menyesuaikan diri terhadap aturan baru tersebut.
Sentimen itu membuat saham-saham berbasis komoditas kembali diburu investor dan menopang laju IHSG hingga penutupan perdagangan. Meski mayoritas sektor menguat, sektor finansial masih menjadi satu-satunya sektor yang berada di zona merah dengan koreksi 0,38 persen pada perdagangan hari ini.
Review by Gudang Tekno
Contributor and technology analyst at Gudang Tekno. Specializing in AI, hardware, and digital transformation.
View Full Bio