Satgas PRR Pastikan Penyintas Bencana Sumatera Nyaman Tinggal di Hunian Tetap
Gudang Tekno
July 12, 2026
Satgas PRR Pastikan Penyintas Bencana Sumatera Nyaman Tinggal di Hunian Tetap
Gudang Tekno – 12 Juli 2026 | Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Pascabencana Sumatera mempercepat sinkronisasi data pembangunan hunian tetap (huntap) bagi masyarakat terdampak bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan pembangunan rumah berjalan tepat sasaran di tengah waktu pelaksanaan Tahun Anggaran 2026 yang tersisa sekitar lima bulan. Sinkronisasi dilakukan bersama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), serta Badan Pusat Statistik (BPS).
Penyerahan Hunian Tetap
Sekretaris Utama (Sestama) BNPB, Rustian, bersama Wali Kota Pariaman, Yota Balad, menyerahkan secara simbolis kunci rumah Hunian Tetap (Huntap) Mandiri kepada Emridona, seorang warga yang kehilangan tempat tinggal akibat bencana hidrometeorologi.
Penyerahan tersebut berlangsung dengan khidmat di Desa Sintuak, Kecamatan Pariaman Utara, Kota Pariaman, pada Jumat (10/7/2026). Langkah ini menjadi bukti nyata keseriusan pemerintah dalam memastikan warga terdampak kembali memiliki hunian yang layak, aman, dan sehat.
Ketua Satgas PRR Pascabencana Sumatera Muhammad Tito Karnavian mengatakan, percepatan pembangunan huntap perlu dikawal secara menyeluruh, mulai dari kesiapan lahan, pembangunan prasarana pendukung, hingga pelaksanaan di lapangan.
Menurut Tito, dukungan anggaran yang telah dialokasikan pemerintah harus dapat diwujudkan menjadi hunian yang benar-benar layak ditempati masyarakat terdampak. "Untuk Kementerian PKP anggaran mereka sudah turun lebih dari Rp 2 triliun. Jangan sampai tidak terserap dan rumah komunal tidak terbangun semua sesuai target karena tinggal lima bulan lagi sebelum akhir tahun.
Pembangunan rumah kompleks jauh lebih sulit karena perlu tanah, saluran air, listrik, dan akses jalan masuk. Itu harus dibicarakan secara detail dan dicek langsung di lapangan," kata Tito.
Teknologi Ramah Lingkungan
Rustian juga menjamin kualitas fisik dari bangunan Huntap Mandiri ini. Struktur rumah tersebut dibangun dengan mengadopsi teknologi ramah lingkungan dan tahan gempa buatan lokal. "Alhamdulillah rumah ini sudah selesai. Kita yakin dan percaya pembangunan huntap mandiri menggunakan teknologi Sepablock (Semen Padang Bata Interlock) yang dimiliki oleh PT Semen Padang.
Kita pastikan semua konstruksinya sudah sesuai dengan standar. Terlebih, Sepablock ini sudah tersertifikasi di Kementerian PU dan PKP sewaktu itu, artinya memang sudah layak. Mudah-mudahan bapak dan ibu sekeluarga tinggal aman, nyaman, serta dipastikan rumah ini sehat," tukasnya.
Review by Gudang Tekno
Contributor and technology analyst at Gudang Tekno. Specializing in AI, hardware, and digital transformation.
View Full Bio