Trump Jatuhkan Sanksi Baru untuk Kuba, 15 Negara Jadi Korban Kebengisan
Gudang Tekno
May 29, 2026
Trump Jatuhkan Sanksi Baru untuk Kuba, 15 Negara Jadi Korban Kebengisan
Gudang Tekno – 29 Mei 2026 | Pada Senin, Presiden Amerika Serikat (AS) terdahulu, Donald Trump, mengumumkan sanksi baru untuk negara-negara yang dianggapnya sebagai musuh AS. Salah satu negara yang terkena sanksi adalah Kuba, yang telah memperkeruh hubungan dengan AS sejak tahun 1960-an.
Sanksi ini merupakan bagian dari upaya AS untuk menghancurkan kekuatan militer dan ekonomi negara-negara yang dianggapnya sebagai ancaman. Trump juga mengancam akan menambahkan sanksi lebih lanjut jika negara-negara tersebut tidak menurutinya.
15 negara lainnya yang juga terkena sanksi adalah Iran, Korea Utara, Venezuela, dan beberapa negara di Afrika dan Asia. Sanksi ini telah menyebabkan kerugian ekonomi yang besar bagi negara-negara tersebut.
Warga negara AS telah mengkritik keputusan Trump, menyatakan bahwa sanksi ini hanya akan membuat situasi menjadi lebih buruk dan tidak akan menyelesaikan masalah.
Dalam sebuah konferensi pers, Trump mengatakan bahwa sanksi ini merupakan bagian dari upaya AS untuk melindungi kepentingan nasionalnya. Ia juga mengancam akan menambahkan sanksi lebih lanjut jika negara-negara tersebut tidak menurutinya.
Warga negara AS telah menyesalkan keputusan Trump, menyatakan bahwa sanksi ini hanya akan membuat situasi menjadi lebih buruk dan tidak akan menyelesaikan masalah.
Meskipun sanksi ini telah menyebabkan kerugian ekonomi yang besar bagi negara-negara tersebut, Trump tetap mengatakan bahwa sanksi ini merupakan bagian dari upaya AS untuk melindungi kepentingan nasionalnya.
Warga negara AS telah menyesalkan keputusan Trump, menyatakan bahwa sanksi ini hanya akan membuat situasi menjadi lebih buruk dan tidak akan menyelesaikan masalah.
Dalam sebuah konferensi pers, Trump mengatakan bahwa sanksi ini merupakan bagian dari upaya AS untuk melindungi kepentingan nasionalnya. Ia juga mengancam akan menambahkan sanksi lebih lanjut jika negara-negara tersebut tidak menurutinya.
Review by Gudang Tekno
Contributor and technology analyst at Gudang Tekno. Specializing in AI, hardware, and digital transformation.
View Full Bio