Politik & Pemerintahan • 3 min read

Trump Tolak Proposal Iran untuk Buka Kembali Selat Hormuz

Gudang Tekno

May 18, 2026

Trump Tolak Proposal Iran untuk Buka Kembali Selat Hormuz

Trump Tolak Proposal Iran untuk Buka Kembali Selat Hormuz

Gudang Tekno – 18 Mei 2026 | Ketegangan di Selat Hormuz masih terus memanas. Iran telah menyusun mekanisme untuk mengatur lalu lintas maritim melalui rute khusus di Selat Hormuz dan akan mengenakan ‘biaya atas layanan khusus’ yang diberikan dalam sistem tersebut.

Ketua Komite Keamanan Nasional dan Kebijakan Luar Negeri Parlemen Iran Ebrahim Azizi mengatakan, skema baru tersebut akan diumumkan segera. Dia menyebutkan hanya kapal komersial dan pihak-pihak yang bekerja sama dengan Iran yang akan mendapatkan keuntungan.

Selat Hormuz juga akan tetap tertutup bagi pihak-pihak yang mengoperasikan Project Freedom, yakni proyek inisiatif Amerika Serikat untuk memandu kapal-kapal yang terjebak tak bisa melintasi Selat Hormuz imbas perang Iran dengan AS-Israel.

Rencana penerapan pungutan baru tersebut memicu penolakan dari sejumlah negara. Perdana Menteri Italia Giorgia Meloni mengatakan bahwa Selat Hormuz harus dibuka kembali tanpa pungutan atau pembatasan apa pun.

Meloni mengatakan Italia yakin bahwa solusi berkelanjutan untuk krisis yang sedang berlangsung di selat tersebut harus didasarkan pada beberapa poin penting. Yang pertama adalah pembukaan kembali Selat Hormuz, tanpa pungutan atau pembatasan diskriminatif, karena kemakmuran tidak hanya Mediterania dan Teluk tetapi seluruh dunia bergantung pada kebebasan navigasi.

Penolakan dari Amerika Serikat

Menteri Energi Amerika Serikat Chris Wright pada Jumat mengatakan bahwa Selat Hormuz diperkirakan akan dibuka kembali paling lambat sekitar musim panas ini. Wright juga memperingatkan bahwa militer AS dapat turun tangan jika Iran terus mengganggu lalu lintas di jalur perairan strategis tersebut.

Chris Wright mengatakan bahwa Selat Hormuz diperkirakan akan dibuka kembali paling lambat sekitar musim panas ini. Akhir musim panas 2026 yang dimaksud ini merujuk pada akhir Agustus hingga akhir September 2026.

Rencana Iran untuk Mengatur Lalu Lintas

Iran meluncurkan platform asuransi maritim baru untuk kapal yang melintasi Selat Hormuz, dengan laporan yang menyebutkan bahwa sistem tersebut menawarkan polis asuransi digital dan memungkinkan pembayaran dalam mata uang kripto, termasuk Bitcoin.

Perkiraan mengenai pembukaan kembali Selat Hormuz tersebut tetap dibayangi oleh ketegangan mengenai gencatan senjata yang rapuh antara AS dan Iran yang dimediasi oleh Pakistan pada 8 April dan kemudian diperpanjang oleh Presiden AS Donald Trump.

Italia siap untuk melakukan bagiannya untuk berkontribusi, segera setelah kondisinya tepat, untuk keselamatan navigasi, berdasarkan apa yang telah dilakukan di Laut Merah dan Samudra Hindia dengan misi Aspides dan Atalanta.

Sementara itu, Iran tidak boleh diizinkan untuk memperoleh senjata nuklir dan, karenanya, mengancam negara-negara tetangganya.

Ketegangan di Selat Hormuz masih terus memanas dan memicu penolakan dari sejumlah negara. Pembukaan kembali Selat Hormuz tanpa pungutan atau pembatasan apa pun menjadi salah satu solusi yang diharapkan.

Iran dan Amerika Serikat masih terlibat dalam ketegangan yang memanas, dan pembukaan kembali Selat Hormuz menjadi salah satu isu yang sangat penting untuk diselesaikan.

Gudang Tekno

Review by Gudang Tekno

Contributor and technology analyst at Gudang Tekno. Specializing in AI, hardware, and digital transformation.

View Full Bio

Related Analysis

Add to the conversation

Your email address will not be published. Required fields are marked *