UGM Unggul Dalam Riset dan Pendidikan: Membentuk Masa Depan Indonesia
Gudang Tekno
June 8, 2026
UGM Unggul Dalam Riset dan Pendidikan: Membentuk Masa Depan Indonesia
Gudang Tekno – 08 Juni 2026 | Universitas Gadjah Mada (UGM) kembali menunjukkan kemampuan dan dedikasinya dalam bidang riset dan pendidikan. Dalam sebuah penelitian terbaru, Fakultas Ekonomika dan Bisnis UGM menemukan bahwa karyawan yang memiliki kecenderungan workaholic tidak selalu mengalami stres dan burnout. Penelitian ini melibatkan lebih dari 400 karyawan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan menunjukkan bahwa kecenderungan workaholic dapat meningkatkan kebahagiaan kerja jika karyawan merasa terus berkembang dan mendapat dukungan dari lingkungan kerja yang positif.
Penemuan ini merupakan bagian dari penelitian berjudul Inclusive Leadership and Workplace Happiness: Thriving as Mediator and Workaholism as Moderator in Indonesia. Penelitian ini dipimpin oleh Guru Besar Departemen Manajemen FEB UGM, Prof. Reni Rosari. Menurut Prof. Reni, pemimpin yang inklusif adalah pemimpin yang berfokus pada pencapaian target dan tetap memastikan setiap karyawan merasa dihargai, didengar, dan memiliki ruang untuk berkembang.
Riset dan Pendidikan di UGM
UGM juga terus memperkuat posisinya sebagai salah satu perguruan tinggi terkemuka di Indonesia. Dalam daftar kampus dengan skor Science and Technology Index (SINTA) tertinggi, UGM menempati posisi pertama dengan skor tertinggi keseluruhan sebesar 5.171.733. Ini menunjukkan kemampuan UGM dalam menghasilkan karya ilmiah dan inovasi yang berkualitas.
Selain itu, UGM juga aktif dalam kegiatan olahraga dan pengembangan masyarakat. UGM Trail Run 2026, yang digelar pada 26-27 September 2026, menargetkan partisipasi hingga 4 ribu pelari dari dalam dan luar negeri. Acara ini tidak hanya berfokus pada olahraga, tetapi juga membawa misi edukasi dan kepedulian sosial.
Pendidikan Anak Usia Dini
Pakar Ekonomika Pendidikan dari Fakultas Ekonomika dan Bisnis UGM, Gumilang Aryo Sahadewo, menekankan pentingnya pendidikan anak usia dini (PAUD) sebagai fondasi utama dalam membentuk sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas di Indonesia. Menurut Gumilang, investasi pendidikan yang dilakukan sedini mungkin dapat menghasilkan imbal balik yang jauh lebih besar.
Namun, kondisi di lapangan menunjukkan bahwa angka partisipasi PAUD di Indonesia masih rendah, hanya mencapai 36 persen pada tahun 2024. Gumilang berpendapat bahwa pemerintah perlu mengambil sejumlah prioritas kebijakan pendidikan untuk memperluas akses PAUD yang berkualitas secara merata di seluruh Indonesia.
Review by Gudang Tekno
Contributor and technology analyst at Gudang Tekno. Specializing in AI, hardware, and digital transformation.
View Full Bio