Staf Logistik Operasional
Lemisha Raheel Kaylin
October 11, 2026
Staf Logistik Operasional bertanggung jawab memastikan seluruh kebutuhan peralatan serta tools teknisi tersedia secara tepat waktu di berbagai wilayah kerja. Peran ini melibatkan koordinasi intensif dengan klien, pemantauan stok di semua basis perusahaan, serta pengajuan permintaan bahan baru untuk mendukung kelancaran tim teknis yang tersebar di seluruh Indonesia.
Tanggung Jawab Utama
- Mengelola stok material, baik yang dalam kondisi baik maupun yang tidak layak pakai (good & bad stock).
- Menyiapkan dan mendistribusikan tools yang diperlukan oleh tim teknis.
- Menangani proses pengambilan, pengembalian, serta pengiriman material ke lokasi yang ditentukan.
- Menata, merawat, dan menginput data perangkat logistik ke dalam sistem informasi perusahaan.
- Menjalin koordinasi yang efektif dengan divisi internal serta berkomunikasi secara profesional dengan klien.
- Menyusun laporan mingguan, berita acara, dan dokumen serah terima pekerjaan secara akurat.
Kualifikasi yang Dibutuhkan
- Pendidikan minimal S1 di bidang Logistik, Manajemen Logistik, atau Teknik Logistik.
- Pengalaman kerja 1–2 tahun di bidang logistik, terutama pada proyek telekomunikasi.
- Kemampuan mengoperasikan Google Spreadsheet dan Microsoft Office secara lancar.
- Sikap teliti, komunikatif, dan mampu bekerja di bawah tekanan.
- Pengalaman berkoordinasi dengan banyak pihak secara rutin.
- Sertifikasi staf logistik atau inventaris dianggap sebagai nilai tambah.
Persyaratan Umum
- Pendidikan minimal D3/D4 (sebagaimana tercantum pada bagian persyaratan).
- Usia maksimal 35 tahun.
- Jenis kelamin laki-laki.
- Pengalaman kerja minimal 0 tahun (menunjukkan bahwa lulusan baru juga dipertimbangkan).
- Kemampuan administrasi database, analisis logistik, dan keterampilan manajemen logistik.
Jam dan Hari Kerja
- Hari kerja: Senin – Sabtu.
- Jam kerja: 08:30 – 17:00.
Dalam menjalankan tugas sehari-hari, Staf Logistik Operasional biasanya memulai hari dengan memeriksa laporan stok dan memastikan semua permintaan material dari tim teknis telah terdata dengan benar. Selanjutnya, ia akan menyiapkan paket pengiriman, mengatur jadwal pengambilan atau pengembalian barang, serta mengupdate sistem inventaris secara real‑time. Komunikasi aktif dengan divisi lain—seperti procurement, keuangan, dan operasional—serta interaksi rutin dengan klien menjadi bagian penting untuk memastikan tidak ada keterlambatan dalam penyediaan peralatan. Selain keahlian teknis, kemampuan bernegosiasi, manajemen waktu, serta sikap proaktif sangat dibutuhkan untuk mengatasi tantangan logistik yang muncul di lapangan.
Interested in this position?
Take the next step in your career and apply for this role today.
Apply Now