MSCI Indonesia: Dampak Pencoretan Saham dan Imbasnya pada IHSG
Gudang Tekno
August 15, 2026
MSCI Indonesia: Dampak Pencoretan Saham dan Imbasnya pada IHSG
Gudang Tekno – 15 Agustus 2026 | Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Kamis sore ditutup melemah seiring pelaku pasar merespons hasil tinjauan indeks MSCI Inc. periode Agustus 2026. IHSG ditutup melemah 72,08 poin atau 1,13 persen ke posisi 6.301,77.
Sementara itu, Morgan Stanley Capital International (MSCI) mengumumkan hasil Index Review Agustus 2026. Sebanyak 10 saham Indonesia tertekan setelah MSCI mengumumkan hasil review. Saham PT MD Entertainment Tbk (FILM) milik Manoj Punjabi menjadi yang paling dalam terkoreksi pada perdagangan Kamis (13/8/2026), yakni 8,8%.
Perubahan Indeks MSCI
MSCI mengumumkan perubahan komposisi indeks pada Kamis (13/8/2026). Pada MSCI Global Standard Indexes, tidak ada saham Indonesia yang mendapat tambahan konstituen. Sebaliknya, dua saham dikeluarkan dari indeks tersebut, yakni PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) dan PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO).
CPIN tidak sepenuhnya keluar dari indeks MSCI. Saham emiten unggas tersebut turun kelas dari MSCI Global Standard ke MSCI Global Small Cap Indexes. Sementara itu, di kelompok Small Cap, MSCI mencoret sembilan saham Indonesia. Daftar tersebut mencakup PT Bank Jago Tbk (ARTO), PT Bukalapak.com Tbk (BUKA), PT ESSA Industries Indonesia Tbk (ESSA), PT MD Entertainment Tbk (FILM), PT Medikaloka Hermina Tbk (HEAL), PT MNC Tourism Indonesia Tbk (KPIG), PT Raharja Energi Cepu Tbk (RATU), PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SMGR), dan PT Transcoal Pacific Tbk (TCPI).
Dampak pada IHSG
Dengan adanya perubahan indeks MSCI, IHSG diperkirakan akan terus melemah. Pelemahan indeks antara lain disebabkan oleh dikeluarkannya beberapa saham dari rebalancing indeks MSCI Agustus 2026, menjelang pidato kenegaraan Presiden Prabowo mengenai RAPBN 2027, serta aksi profit taking.
Perubahan komposisi indeks MSCI tersebut akan berlaku efektif setelah perdagangan 31 Agustus 2026. MSCI juga mengumumkan bahwa Indonesia tetap mempertahankan status sebagai Emerging Market, setara dengan Malaysia, China, dan Korea Selatan.
Review by Gudang Tekno
Contributor and technology analyst at Gudang Tekno. Specializing in AI, hardware, and digital transformation.
View Full Bio