Ekonomi & Keuangan • 2 min read

Asap Karhutla Ganggu Penerbangan di Bandara Lanud Iskandar

Gudang Tekno

August 15, 2026

Asap Karhutla Ganggu Penerbangan di Bandara Lanud Iskandar

Asap Karhutla Ganggu Penerbangan di Bandara Lanud Iskandar

Gudang Tekno – 15 Agustus 2026 | Asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) telah mengganggu transportasi udara di Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar). Komandan Lanud Iskandar, Letkol Pnb Nugroho Tri Widiyanto, mengkonfirmasi bahwa empat penerbangan di Bandara Lanud Iskandar, Pangkalan Bun, terpaksa ditunda atau bahkan dibatalkan.

Nugroho menjelaskan bahwa keterlambatan ini disebabkan oleh jarak pandang yang menurun ke level yang membahayakan keselamatan penerbangan. Titik karhutla diketahui sangat dekat dengan kawasan bandara, dengan jarak sekitar tiga kilometer.

Dampak Karhutla

Asap pekat membuat pilot kesulitan mendapatkan visual yang cukup terhadap landasan. Secara operasional, jarak pandang di bawah sekitar 800 hingga 1.000 meter sudah menjadi kondisi yang sangat berisiko bagi proses lepas landas maupun pendaratan.

Menurut Nugroho, keselamatan penumpang dan awak pesawat menjadi pertimbangan utama dalam setiap keputusan operasional. Ketika jarak pandang berada di bawah ambang keselamatan, penerbangan dapat ditunda, dialihkan, bahkan dibatalkan.

Pengaruh Karhutla terhadap Penerbangan

Pengaruh asap karhutla terhadap penerbangan tidak hanya terbatas pada keselamatan, tetapi juga memengaruhi jadwal penerbangan. Beberapa penerbangan dari Bandara Maumere juga dibatalkan akibat erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki.

Partahian Panjaitan, Kepala Kantor Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Kelas II Fransiskus Xaverius Seda Maumere, mengatakan bahwa akumulasi total penumpang yang terdampak sebanyak 4.992 orang. Rute penerbangan yang paling banyak mengalami pembatalan adalah Maumere-Kupang sebanyak 78 kali.

Sementara itu, penerbangan komersial menggunakan pesawat jet kembali beroperasi dari Bandara Husein Sastranegara, Kota Bandung, Jawa Barat, setelah Garuda Indonesia membuka rute langsung Bandung-Denpasar pergi-pulang.

Di sisi lain, harga tiket pesawat berbeda-beda meskipun penerbangannya sama. Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor, termasuk persaingan dalam industri penerbangan, ketersediaan penerbangan, serta biaya operasional yang harus ditanggung.

Maskapai penerbangan juga harus memperhatikan keamanan penerbangan, terutama setelah insiden pesawat Air India yang mengalami kondisi “negative G” akibat penurunan ketinggian secara tiba-tiba. Pilot Air India yang menerbangkan pesawat tersebut dinyatakan positif menggunakan narkoba.

Gudang Tekno

Review by Gudang Tekno

Contributor and technology analyst at Gudang Tekno. Specializing in AI, hardware, and digital transformation.

View Full Bio

Related Analysis

Add to the conversation

Your email address will not be published. Required fields are marked *