Viral TikTok ‘Siti Royani’ Buka Tabir Peredaran Narkoba di Pekanbaru, Siapa Sebenarnya Siti Mawarni?
Gudang Tekno
April 30, 2026
Viral TikTok ‘Siti Royani’ Buka Tabir Peredaran Narkoba di Pekanbaru, Siapa Sebenarnya Siti Mawarni?
Gudang Tekno – 30 April 2026 | Pekanbaru kembali menjadi sorotan nasional setelah sebuah lagu TikTok bertajuk “Siti Royani” mendadak viral. Video yang diunggah lewat akun @semariyanti menampilkan lirik berulang menyebut nama Siti Royani, dipadukan dengan kritik tajam terhadap dugaan peredaran sabu di beberapa wilayah kota. Sejak pertama kali diputar, rekaman tersebut telah ditonton lebih dari 17 ribu kali dan memperoleh ratusan reaksi suka, menandakan tingkat kepedulian publik yang tinggi.
Asal‑usul nama Siti Mawarni yang menjadi referensi awal
Sebelum munculnya Siti Royani, fenomena serupa pernah melanda Sumatra Utara dan Jambi lewat lagu “Siti Mawarni”. Penyanyi asal Labuhanbatu itu menjadi sorotan setelah video klipnya menyuarakan keluhan warga tentang jaringan narkoba yang beroperasi secara terbuka. Meskipun identitas Siti Mawarni masih belum terkonfirmasi, nama tersebut menjadi simbol perlawanan warga terhadap bandar sabu.
Penggambaran Siti Royani dalam lirik TikTok
Lirik lagu menampilkan frasa “SITI ROYANI ya Mak CIK, anak Kota Pekanbaru… hukum tak berani sentuh dia”, menyoroti persepsi bahwa aparat penegak hukum enggan menindak pelaku besar. Penggunaan istilah “Mak CIK” mencerminkan bahasa sehari‑hari warga setempat, sekaligus menambah nuansa lokal pada kritik yang disampaikan.
Dua kawasan yang disebutkan secara khusus dalam video, Jalan Pangeran Hidayat dan Kampung Dalam, dikenal oleh penduduk sebagai titik rawan transaksi narkotika. Seorang informan yang menolak disebut nama mengaku melihat aktivitas jual‑beli narkoba berlangsung terbuka, namun aparat hanya berhasil menggertak pemain kecil.
Menurut informan, “Kalau di Pangeran Hidayat seperti pasar malam, ramai, tapi hanya ada yang mengatur. Operasi penindakan memang ada, tapi biasanya yang tertangkap hanyalah penjual eceran, bukan bandar besarnya.” Pernyataan ini menambah kegelisahan masyarakat yang menuntut tindakan lebih tegas dari Polda Riau serta Polresta Pekanbaru.
Polda Riau sebelumnya mengumumkan komitmen untuk memberantas jaringan narkoba hingga ke akarnya, termasuk operasi rutin di wilayah rawan. Namun, ketidakpuasan publik tetap terasa karena belum ada klarifikasi resmi terkait nama Siti Royani atau bukti konkret yang mengaitkan individu tertentu dengan peredaran narkoba.
Diskusi daring pun terus bergulir, dengan warganet menuntut transparansi dan langkah konkrit. Sementara itu, para pengguna TikTok terus menambahkan variasi lirik dan komentar, menjadikan video tersebut semacam barometer sosial yang merefleksikan rasa frustrasi terhadap sistem hukum yang dianggap lamban.
Review by Gudang Tekno
Contributor and technology analyst at Gudang Tekno. Specializing in AI, hardware, and digital transformation.
View Full Bio